Kenapa sampah harus dipilah ?

Sampah-sampah yang terkontaminasi, seperti kertas yang lengket gara-gara tercampur dengan kantong plastik berminyak atau sisa makanan siang seseorang, akan berkurang nilainya; dan sampah yang tak terpilah bakal lebih sulit didaur ulang lantaran akan memakan biaya lebih besar, menyerap lebih banyak tenaga kerja manusia untuk memrosesnya, dan terkadang saking terkontaminasinya sampah tersebut tak bisa didaur ulang sama sekali.Apabila terkontaminasi, sampah-sampah yang memiliki potensi untuk didaur ulang bakalan berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Dan value dari sampah tersebut akan berkurang.

Di bank sampah Pak Salim, pihak Sampahmuda memberikan penjelasan kepada peserta REFORM PROJECT mengenai jenis-jenis sampah yang dapat didaur ulang di Indonesia dan sampah yang tidak bisa di daur ulang, bagaimana pemilahan sampah yang baik, dan sistem daur ulang di Indonesia serta permasalahan sampah di Indonesia dan kendala yang ada dalam industri daur ulang di Indonesia. Selain itu, peserta juga saling sharing mengenai sistem manajemen sampah di negara asal peserta REFORM PROJECT seperti Malaysia, dan Polandia.

Berikut pembagian sampah-sampah menurut kriterianya ya gaes :

  1. Kertas = merupakan sampah yang termasuk sampah anorganik yang sangat sulit diuraikan dan membutuhkan waktu yang lama untuk dapat terurai bahkan sampai puluhan tahun sampah kertas selain mengganggu lingkungan menimbulkan berbagai masalah ini seperti pencemaran lingkungan dari limbah pengolahan kertas dan pencemaran dari sampah kertas.
  2. Plastik = adalah material yang sulit diurai ketika tertimbun di tanah. Banyaknya sampah plastik hasil aktivitas manusia dapat menyebabkan pencemaran tanah dan lingkungan.
  3. Besi =  disebut dengan sampah an-organik karena sifat dari besi adalah tidak dapat diuraikan, sampah besi biasanya diterima dalam keadaan sudah berkarat.
  4. Minyak = merupakan sampah organik yang dapat diuraikan sesuai dengan kebutuhannya misal Bioetanol dapat diuraikan menjadi bahan bakar elpiji atau kompor gas.
  5. Kaca = sisa hasil / barang yang telah tak terpakai, namun dengan pemanfaatan sumber daya kerajinan. Terdiri dari pecahan kaca kaca ..pembuatan pabrik tersebut biasanya kaca di daur ulang.
  6. Karet = contoh dari sampahnya yaitu ban dalam. Sampah ban dalam tersebut bisa diolah menjadi campuran aspal jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *